Senin, 21 Agustus 2017

Sabat Untuk Manusia,Bukan Untuk Allah

Lihat ayatnya :

Keluaran 20:8  Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: 
Keluaran 20:9  enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. 

---

Untuk memahami ayat 8 dan 9, mari kita baca sampai ayat 11. 
Lihat kata "sebab"  .  Dengan melihat relasi ayat 10 dan 11 maka kita bisa tahu bahwa ayat 8 itu adalah karena ayat 9. 

Diminta ingat dan menguduskan sabat adalah karena si manusia itu sudah bekerja selama 6  hari. (ayat 9)

Kerja adalah  konsekuensi dari dosa, lihat ayat Kej 3:17-19;  saya copas yg ayat 19 nya  :

Kejadian 3:19  dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu." 

---

Diberi hukum tsb supaya manusia istirahat. 

Jadi, Sabat adalah untuk manusia;  lihat lebih jelas di ayat ini :

Markus 2:27  Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, 

---

Sabat BUKAN  untuk Allah.
Sabat untuk manusia.
---

Pola atau prinsip istirahat  di ayat 8 tsb menggunakan  pola/prinsip istirahatnya Allah dari penciptaanNya,  lihat ayat :

Keluaran 20:11  Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. 

----

Sederhananya, hukum ke 4 tsb bisa dibahasakan :  "ingat utk istirahat krn loe khan dah 6 hari kerja, tuh contoh Allah yang istirahat di hari ke 7. Take a day off. Kalau kerja mulu loe bisa lupa diri, lupa asal muasal loe."

Nah...kalau sudah sepakat bahwa sabat adalah untuk manusia maka pertanyaannya adalah : kenapa meributkan harinya ? hari sabtu vs hari minggu ?


Selasa, 08 Agustus 2017

666

Di surat/teks Bahasa Yunaninya, yang tertulis adalah : "hexakosioi hexekonta hex", bukan angka atau bilangan. Di Alkitab terjemahan Bahasa Indonesia, kalimat Bahasa Yunani tersebut  ditulis "enam ratus enam puluh enam", bukan angka atau bilangan.

Hexakosioi hexekonta hex" atau Enam ratus enampuluh enam" dlm Bahasa Indonesia menjadi angka "666" adalah kalau ditulis dgn sistem angka Arab  (arabic numerical system (0-9)). 

Padahal.....
Penguasa pada  waktu itu adalah  Kerajaan Romawi yg punya simbol/sistem  penomeran sendiri yakni angka Romawi (I,II, III,  dstnya).
Artinya apa ?
Kalau  pakai  sistem angka romawi, maka didapatkanlah angka romawi : DCLXVI. 
Terlihat bahwa di dalam "hexakosioi hexekonta hex" ada urutan angka-angka pokok dalam bilangan Romawi  yang urutannya dimulai dari besar ke kecil. Kalau urutan dari kecil ke besar adalah  dari I (1) , V (5), X (10), L (50), C (100) dan D (500).  Kalau  diurutkan dari kecil ke besar maka tdk bisa dibaca angkanya berapa (IVXLCD). Dan pesan harus sampai ke pembaca bukan ?. Apakah itu ?
Penggunaan hexakosioi hexekonta hex atau urutan dari besar ke kecil ini  adalah cara yg digunakan Yohanes utk menunjuk Kerajaan Romawi. Sistem bilangan kerajaan digunakan utk menunjukkan Kerajaan Romawi . hexakosioi hexekonta hex" adalah kerajaan Romawi. Kerajaan yang memenjarakan Yohanes dan yang melakukan penyiksaan dan pembunuhan pada kristen2 awal ( s/d  abad ke 4 M). 
Menunjuk Kerajaan Romawi juga bisa kita lihat di kalimat : "bilangan seorang manusia"

----

Copas ayat :

Wahyu 13:18

Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam

----

.